Posts

Showing posts with the label Masa lalu

Bener pak saya nggak ngerokok..!

Image
Di pagi yang cerah, aku dan dua temanku sedang asik duduk-duduk di kamar asrama, Di depan kamar terbentang hamparan luas sawah yang masih kehijauan dengan pematang pematang rapi yang memisahkan  dan mengkotak-kotakan, kalau sedang galau, biasanya aku hanya menatapi sawah itu. Tidak dengan dua temanku, mereka suka sekali merokok, padahal sudah jelas-jelas pengurus asrama tidak mengijinkan kami merokok, jadinya cara menghilangkan galau versi mereka ya merokok . . . sambil ngobrol ngalor ngidul, paling sering yang kami bicarakan ya perempuan, entahlah, pejaran akutansi yang baru saja buat pikiran mumet tak menjadi bahan perbincangan istirahat sekolah kali ini. Seperti biasa juga, saat jam istirahat tiba aku dan dua temanku langsung masuk ke kamar asrama, mumet di kelas. pelajaran rasanya tak ada yang masuk. salah seorang temanku mengeluarkan sebatang rokok, menyundutnya lalu menghisapnya dalam dalam, kemudian dengan bentuk mulut yang dimoyongkan ia keluarkan asa...

Hujan, Aku merindukanmu.

Image
Kumerindukanmu Hujan         Setiap melihat air hujan menetes dari tepian genting rumahku, melesat jauh ke tanah, ingatanku terbang ke masa lalu, sebelumku masuk sekolah dasar.         Hujan adalah panggilan jiwaku saat itu, hujan adalah berkah, hujan adalah penanda kebahagiaan yang tercipta lewat bulir air yang menghantam tubuhku yang kecil mungil itu, menghilangkan keraguan akan ketakutan pada guntur yang menggelegar, ya, bulir air yang melesat penuh semangat itu melenyapkan keraguan pada kilatan petir yang merindingkan kuduk. Hujan kaulah sahabatku.        Bersama sekumpulan kawan, berkejaran di tengah lapangan rumput yang tergenang, kecipak air dengan rumput lembut saat terinjak semakin indah, semakin membuatku takkan lupa pada lapang ini,  hujan masih terus saja mengguyur, bahagia sekali aku kala itu, terbang penat dan gelisah, oh ya, penat dan gelisah belumlah menghampi...

Asiknya Main layangan

Image
Layangan layang-layang sumber gambarnya : http://misterius-misterius.blogspot       masih ingat banget waktu masih SD, mulai dari kelas 1 sampai kelas 6 tiap hari kerjanya main terus, pulang sekolah langsung makan, ganti baju terus main di lapangan bareng temen-temen, main apa aja tergantung lagi musimnya apa.       Kalau musim layangan, gw hobi banget ngadu layangan pepetek, cari benang gelasan yang paling tajem. tapi sayang tempat w main layangan sekarang udah jadi sekolahan, sekarang gw udah gede lahan makin kurang, paling ada beberapa anak kecil yang masih main layangan. tapi waktu jaman w masih kecil, wuih dari bocah ingusan sampe kakek tua bangka semuanya pada main layangan, ada yang di atas genteng, sawah, lapangan bola, kebon pak haji, di pinggir kali, pokoknya kalau sore langit kampung gw penuh sama layangan. sebut aja layangan goang, peteng, pepetek (layangan aduan), layangan burung (karena mirip burung), layangan or...

Kita dan dia akan selalu menjadi sahabat

Image
Sisa Nafasnya = Nafas kita        Bagaimanapun, kita dan dia akan selalu menjadi sahabat, dalam suka dan duka,  selalu berbagi kehidupan hingga akhir dunia nanti. Karena sejatinya persahabatan kita dan dia telah ada sejak bapak kita adam masih di dalam surga.       Udara yang kita hirup adalah hasil nafasnya, dan adara yang kita keluarkan kita nafasnya, kita berbagi nafas, berbagi kehidupan dengannya.       Pohon, siapa yang tak mengenalnya,  dimanapun dan siapapun dia, tak ingin lepas dari sang pohon dan tak mungkin bisa lepas.       Karena sesungguhnya, cinta pohon pada kita adalah cinta hakiki, ia selalu memberi yang terbaik, merubah panas menjadi teduh, gersang jadi rindang, racun jadi obat,  kering jadi basah, dan dia juga yang memberi kita nafas sehari hari, ia adalah paru paru bumi.           Tapi di sini, sisi lain dar...