Posts

Showing posts with the label aksara

membaca soekarno

belakangan saat saya ke toko buku, saya melihat tempo menerbitkan buku serial tokoh penting dalam kemerdekaan indonesia, maupun setelah kemerdekaan, ada cukup banyak nama yg menjadi bahan tulisan. saya beli soekarno, kartosoewirjo, wiji tukul, dan beberapa tokoh lainnya, buku buku ini saya beli untuk menemani ramadhan selain tadarus alquran.  saya membaca tentang soekarno, metode yg di gunakan tempo dalam tulisannya cukup menarik, karena ia menulis dari sisi lain yg jarang terekam oleh buku buku tentang soekarno lainnya. soekarno seorang pahlawan kemerdekaan, kecintaannya pada kemerdekaan yg teramat dalam, pencetus pancasila bahkan ia sendiri yg pertama melupakan sila ke 4 karena tidak sepenuhnya percaya pada prosedur demokrasi, partai di tiadakan, konstitusi di lenyapkan, dekrit presiden seumur hidup, itu juga yg menjadi salah satu cikal bakal keruntuhannya.  bagaimanapun soekarno menjadi seorang kharismatik pecinta kemerdekaan dan wanita bapak pertama pemimpin organisasi seb...

pramoedya ananta toer sang out of the box

saya pertama kali mengenal beliau saat masih duduk di bangku sma melalui majalah majalah annida yg kerap kali menyebut namanya, saya kini annida sudah tidak terbit lagi. melalui karyanya sewaktu menjadi tapol orde baru di pulau buru, saya mengenal indonesia sedikit lebih banyak.  saat para penulis lain membahas romantika cinta dan kemanusiaan, politik secara terpisah, mas Pram panggilan saya untuk beliau, membahas semua itu dalam tetralogi bumi manusianya. sebuah karya jenius untuk menggelontorkan ide ide dalam balutan sejarah yg berdasarkan fakta yg memang terjadi.  betapa rapuhnya warga karena keterbatasan ilmu pada masa kolonial belanda ia gambarkan dengan teliti dan penuh perasaan. sayang sekali saya belum pernah menjumpainya semasa ia masih hidup, sang maestro telah berpulang dan beristirahat selamanya di tanah Bogor.  sang out the box yg menelurkan karya fenomenal dalam masa sulit sebagai tahanan di pulau buru. 

Jangan larang kami sebut "Cina"

Kini kata cina sudah ndak digunakan menurut kesepakatan lembaga Bahasa Indonesia. Kata yang sudah ratusan tahun menempel di kepala orang bumi putra. Kini sudah ditekan untuk tidak digunakan, namun di ganti dengan kata "Tiongkok". Alasannya ? Kata "Cina" mengandung makna traumatis, pengelompokan ras yang berstigma negatif, kata cina mengandung kata cemoohan, jika ada orang mengatakan "dasar Cina!", maknanya seperti penghinaan, di banding mengatakan "Dasar Tiongkok!". Kata Cina mengingatkan warga keturunan pada luka masa lalu, pembunuhan masal pada jaman kolonial, penyempitan ruang gerak pada masa orla dan orba dan terakhir dianggap sebagai kambing hitam pada masa reformasi 98. Dengan alasan ini, kata Cina mesti diganti dengan "tiongkok" yang maknanya sama. Dan ini akan mengganti banyak kata dan frasa yang sudah ada di masyarakat. Dampaknya ? Kue Cina jadi Kue tiongkok, RRC jadi RRT, lebaran cina - lebaran tiongkok,...

Inovator DW Jerman, memang program jempolan.

Image
    Salah satu program menarik di televisi Indonesia adalah Inovator, sebuah program dari Stasiun televisi dan radio Jerman Deutsche Welle, menayangkan temuan terkini dlam bidang teknologi, kesehatan maupun seni, ini bisa mengobati kejenuhan di sela banyaknya  acara Televisi yang membosankan, bahkan punya potensi merusak, saya sendiri sangat jarang menonton Televisi, kecuali saat ada program yang menurut saya bagus dan positif seperti Inovator, isi acaranya yang keren dan positif tidak membuat saya sangat tertarik untuk melihatnya. screen shoot Inovator     Namun, Saya sendiri tak tahu pasti jadwal dan stasiun mana yang menayangkan program ini, pasalnya rekaman acara bisa saya lihat di situs resmi DW berbahasa Indonesia . dalam program ini saya terpukau dengan penemuan penemuan terbaru seperti pulpen yang bisa menggambar 3 dimensi, juga mesin print tiga dimensi yang bisa mencetak miniatur diri sendiri dalam bentuk patung, serta banyak lagi, bel...

Kenapa bisa malas membaca buku?

    Saat saya duduk di hadapan adik-adik saya, seringkali saya bertanya, buku apa saja yang sudah mereka baca? hanya ada satu dua orang yang menjawab, syukurlah masih ada. walau yang dibaca berupa komik atau novelet, yang penting kan baca.   Suka aneh jadinya kalau liat ibu ibu ngerumpi membanggakan anaknya sudah bisa baca walau baru lulus TK, tapi ndak pernah bangga ngomongin anaknya keranjingan membaca saat kelas 6 SD. jadi yang dibanggakan hanya hasilnya, bukan bagaimana menggunakan hasil untuk menghasilkan.   Lulus Tk tak mesti bisa baca, toh setelah lulus SD pun saya yakin tak ada anak yang buta aksara. saya meminjami buku yang sesuai dengan usia adik-adik saya, ternyata setelah membaca mereka menanyakan "kak punya buku apa lagi?", atau "kak ada judul yang lainnya ndak?".   Malas membaca buku bisa jadi karena tak ada buku menarik untuk dibaca, tak ada yang memotivasi, orang orang dewasa pun tak pernah baca buku, atau parahnya lagi... memang tak...

Resiko meminjami Buku.

Image
   Saya punya buku, tak banyak, biasanya setelah dibaca ia akan hibernasi dalam rak buku dalam waktu yang tak ditentukan, sebulan, bahkan sampai ada yang bertahun belum sempat dibaca ulang, ini menyedihkan. dibeli hanya untuk dibaca sekali, hingga akhirnya saya punya inisiatif meminjami buku pada orang lain, dan yang terdekat adalah pada adik adik saya. Quantum Reading penulis : Hernowo   Saya mesti panas panasin mereka dulu, memotivasi manfaat membaca, setelah panas akhirnya sebgian kecil mereka pinjam juga hehe, walau yang dipinjamnya berupa koleksi lama saya seperti novelet goosebumps dan Komik Doraemon :). tak masalah yang penting baca :D.   Masalah yang muncul adalah buku yang dipinjam hilang dan ini sudah terjadi beberapa kali, seperti Quantum Reading Hasil tulisan Mas Hernowo. hilang, yang minjem cuma bilang "maaf ya bukunya hilang".. hehe saya cuma cengar cengir, Harga memang ndak seberapa, tapi nyari lagi buku itu susah :( . tapi tetap saja semua ...

Beriklan Buku Dalam Buku

Image
Quantum Learning dengan sampul model baru    Sejak SMA dulu saya senang baca buku terbitan Kaifa dan MLC, yang umumnya mengulas "bagaimana cara". seperti Quantum Reading, Quantum Learning, Quantum Teaching, Quantum writing, juga mengikat makna, walaupun di dalam buku Quantum learning ada beberapa hal yang tak sesuai dengan kultur orang Indonesia, seperti kegiatan camp musim panas yang ada dalam buku itu tak ada dalam liburan di negara kita, Liburan Musim panas, Karena yang ada liburan bencana Banjir :(    Ada hal yang menarik dalam buku buku terbitannya, yaitu memunculkan buku dalam buku. ya, jadi ada semacam ulasan singkat tentang buku yang memiliki kaitan dengan bab yang sedang dibahas, misalnya dalam bab "Apa manfaatnya bagiku" muncul  satu halaman penuh ulasan tentang buku yang punya kaitan dengan si bab.    Ini menarik, karena setelah selesai membaca satu buku, saya bisa tahu banyak buku lainnya yang menarik untuk dibaca, belum lagi, bis...

Realisme

Realisme..    hihi, realisme, menampilkan yang sesungguhnya.  Anak jalanan, kota yang kotor, pengemis, Hal hal semacam ini sering muncul dalam lukisan beraliran realitas/menampilkan apa yang sesungguhnya. Tapi banyak lukisan yang tidak menampilkan apa yang ada dalam kehidupan nyata,  sebalikya ia menampilkan apa yang ideal (apa yang didamba).    Bukan cuma dalam lukisan, realisme juga ada dalam kehidupan manusia, jika sedih maka menampilkan kesedihan, jika susah menampilkan kesusahan, dan seterusnya. tapi masalahnya apa kita mesti menampilkan kesulitan, kesedihan, amarah dalam kehidupan?     Lawan realisme itu idealisme.  menampilkan apa yang ideal, walau saya sakit hati, perih, luka, apa harus menunjukannya ? tidak. tapi saya harus menampilkan apa yang ideal. jika menampilkan bahagia saat bahagia itu baik, tapi kalau amarah?    di lain sisi Para pecundang juga tidak menunjukkan yang sebenar...

Budaya Minum Kopi Makan Pastel Saat lebaran

Ramadhan sedang berkemas meninggalkan kita, . . . Idul fitri sebentar lagi, di hari ini kita berlomba mengucapkan maaf, kunjung mengunjungi, mersenin kecebong, hunting kue nastar, blusukan, pake baju baru, dan lain-lain. Dulu, sebelum anak ingusan, nenek-nenek, kakek-kakek punya Handphone, belum dikenal kirim kiriman maaf lewat sms, atau twitter juga facebook. minimal titip salam, kalau kelebihan waktu bisa langsung sowan ke rumah kawan, kalau lagi keren-kerenan biasanya pakai kartu ucapan buat orang spesial. Sekarang, saat kita bisa booking becak lewat sms, mutusin pacar lewat sms, kecebong sampai nenek kakek kirim kirim pesan lewat sms, peranan kartu lebaran mulai berkurang.     Budaya Minum Kopi Makan Pastel.      Karena kini jaman makin berkembang, kartu lebaran jadi barang langka, ya karena sekarang udah ada sms yang lebih simpel, tulis tulis dikit langsung kirim ke banyak orang, beres.. tinggal nungguin balesan, tapi? tap...

Rp. 5.00,- atau Rp 500 ?

Image
Rp. 5.00,- atau Rp 500 ?      Sudah lama tak mencoba lagi naik kereta, kebetulan hari Minggu ini libur, suatu hal yang istimewa buat saya. ditambah Saya punya keperluan di Bogor, tanpa banyak pikir langsung saja melenggang ke Stasiun. Sampai di Loket, tertempel pengumuman : ... 3 stasiun Berikutnya Rp. 5.00,-,  5.00 berapa yaa? Setau saya 500 tanpa titik :).

Ada kesenangan tersendiri

Image
     Saya tidak banyak berharap Blog saya dibaca orang, ya karena isinya yang lurus lurus saja, hal hal sepele remeh temeh, tapi bukan berarti saya tak senang kalau Blog saya ada yang baca, terlebih hal hal yang menambah petak baru dalam sebuah pemahaman. menjelang ramadhan,  banyak keyword "takjil" yang mampir ke salah satu tulisan di blog ini, seperti screen shot di atas. senang saja jika ada orang mendapat hal baru walau hanya seujung kuku dari tulisan-tulisan ndak jelas di blog ini, mungkin ini hanya efek samping dari sebuah tulisan, setitik kesenangan saat tulisan dibaca orang, tapi tujuan utama saya menulis saja . . . syukur syukur saya bisa menilai perkembangan kepribadian saya lewat bahasa yang saya gunakan hihi.. makin ndak jelas :)

Belajar Berbahasa Asing

   Saat saya sedang twisting balloon (seni melipat balon), tiba-tiba seorang anak kecil bermata sipit dengan warna kulit oriental datang mendekati saya .. lalu ujarnya :    "How can I get that blue one?" aksennya fasih ..     Rata-rata anak-anak yang ingin balon bicaranya pakai bahasa asing, umumnya inggris. orang tuanya pun demikian, bicara pakai bahasa inggris, padahal saya tahu mereka Indonesia, atau mungkin warga peranakan. ada juga yang pakai bahasa mandarin (kayaknya ndak bisa inggris juga indonesia) dan saya hanya manggut-manggut ndak faham kalau si orang pakai bahasa cing cong cing itu.    Sejujurnya saya lebih senang berbahasa Indonesia kalau bicara dengan orang setanah air, saya lebih cinta tanah -seberang jalan- sendiri, bahasa sendiri. tapi ini semua tuntutan. dituntut berbahasa asing dengan anak-anak imut yang pipinya kemerahan.     Saya sering menerawang ke masa-masa sekolah dulu, saya benci pelajaran ba...

Witing Tresno Jalaran Soko Kulino

    Saya dapat pepatah   jawa dari ibu   penjual jamu, beliau   juga yang mengajarkan saya banyak kata dalam bahasa jawa (kromo), sore ini saat ia mampir, sambil minum jamu racika nnya, ia pun memberi sebuah pepatah :           "Witing tresno jalaran soko kulino",     Mudah mudahan tulisannya ndak salah , D a lam Indonesianya kurang lebih   "cinta datang karena terbiasa". Saya tertegun setelah tahu maknanya.      5 kata ini telah memberi saya banyak jawaban : terbiasa. cinta tumbuh karena terbiasa, terbiasa bertemu, bersapa, bersama, ya terbiasa bersama, film-film pun demikian, ketika ada dua orang bermusuhan biasanya   setelah melewati perjalanan panjang bersama, pada akhirnya mereka menjadi akrab sekali.     Maka kita tak bisa menyalahkan apapun, jika seorang yang kita cinta, pada akhirnya pergi, karena kurangnya sebuah kebers...

bahasa tanpa aksen

Ada tiga belas mahasiswa baru semester ini, mereka dari china. hihi. di kampus saya semuanya berbahasa arab, jadi tentu saja, mahasiswa dari berbagai pelosok dunia, mulai dari inggris, prancis, singapura, thailand, china, philipina, semuanya bertutur pakai bahasa arab. selepas solat, sengaja tak langsung ke luar dari mushola, ada beberapa mahasiswa asal china yang lagi kongkow, ah ikutan aah. saat mulai bicara, ternyata bahasa arab mereka aneh, kosa katanya jadi sedikit berbeda, banyak tercampur suara hidung. hihi.. aksen (logat/lahjah) ternyata penting banget, tapi syukurlah akhirnya nyambung juga, bahasa arab dengan aksen indonesia vs china hihi. Aksen sangat penting karena membantu pemahaman secara cepat dan instan, coba bayangin kalau ada orang jawa bicara sunda pakai aksen (logat) jawa, ya jadi aneh kedengarannya…. Aksen yang membedakan mana penutur asli dan bukan walau bahasa yang digunakan sama. soo… belajar lagi ...

umpan balik

   Semalam saya meminta kawan-kawan di kelas untuk menulis di kertas selembar, tak perlu membubuhkan nama, saya meminta mereka menulis apapun yang menurut mereka baik, saran untuk kelas, kritik untuk saya, apapun itu bahkan juga keluhan mereka.... setelah selesai, saya baca satu-satu... saya ambil kesimpulan kita sedang mengalami futur (kejenuhan kelas). kita bisa memperbaiki semua ini sesegera mungkin.   begitulah, kita kadang merasa benar sendiri, apa yang kita lakukan sudah benar, sudah tepat, menjadi mentor pun demikian, kadang kita sudah merasa apa yang kita lakukan semuanya setuju, tapi? nyatanya tidak demikian, kita perlu umpan balik. dan umpan balik itu datang dari orang yang sering bersinggungan dengan kita, kalau di kelas saya bersinggungan dengan kawan.  kadang karena merasa kasihan atau takut tersinggung, seorang kawan membiarkan kawannya melakukan kesalahan kecil, padahal?   Oke, tulis apapun yang kalian ingin tulis, jangan pikirkan susunan ba...

Komik "Bersabdalah Zarathustra" bukan untuk anak-anak.

Image
Bersabdalah Zarathustra Nietzsche      Di kelas, seorang teman meminjami sebuah komik terbitan elex media komputindo , dari judulnya rasanya komik itu menarik, tapi seusai dibaca, hmm yang ada bukan menarik, tapi komik ini bisa menuai kritik. Komik ini secara tersurat menusuk perasaan pihak gereja, pendeta dilabel sebagai pengemis, tidak ada konflik pembelaan untuk pihak gereja, selain itu komik ini tak layak dibaca anak-anak karena ada adegan pembenaran Bunuh diri. Kegamangan hati, juga mendogma ketiadaan Tuhan dan pada akhirnya Menuhankan diri sendiri.    komik ini Diadaptasi dari novel filosofi Thus Spoke Zarathustra karya Friedrich Nietzsche yang berkebangsaan Jerman , ia adalah seorang filsuf yang membunuh Tuhan dengan beranggapan bahwa Tuhan sudah mati!, memang Nietszche sang filsuf hidup di tengah hegemoni gereja dan menanyakan eksistensi Tuhan, mungkin karena saat ia hidup pihak gereja tak memberikan pencerahan pada masyarakat e...

Toko Bunga Artifisial

Image
   Di mana toko yang menjual aneka bunga dan pohon artifisial (Tiruan) di Kota Tangerang?    Kita bisa beli pot berisi pohon atau vas bunga artifisial  di sebuah toko di Jl. TMP Taruna No. 114.                                                   ________________________ Toko Bunga Artifisial Di Kota Tangerang    Beberapa hari lalu saya salah masuk toko (toko yang baru saya sebutkan), niatnya mencari bunga sungguhan, taunya malah masuk toko yang menjual pohon dan bunga tiruan, saya kira toko ini juga menjual bunga beneran, tapi semua yang dijual terbuat dari plastik, kecuali ranting dan batang pohon yang terbuat dari kayu kering.   Indah memang, tapi seindah-indahnya pohon dan bunga tiruan tidak sama dengan pohon ...