fajar tadi

Fajar tadi, entah dusta atau nyata.
Kulihat sirat wajahmu
Dalam lantunan ayat suci.
Di subuh ramadan.
Memperbanyak asa, menegakan jiwa.
Mengingat kembali namamu.
Memenuhi relung hatiku.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Caroline, menemukan perekat retakan cinta pada orang tua

Merawat semangat

Saya baru tahu kalau Surya kencana itu Dingin sekali