Mei kenanglah Aku

    Bulan Mei,
    Selamat tinggal untuk selamanya,
    Kau yang akan terus mengingatanku pada dua orang,
    Tak ada yang lebih aneh dari peristiwa yang kau kenang.

Walau gumpalan awan Keinginanku telah tertiup bersih angin kerinduan,
hilang dan terus menghilang, membening tak berbekas. keinginan itu hilang,
Tak ada hal yang lebih dirindu dari Mu wahai Mei.

Comments

Popular posts from this blog

Caroline, menemukan perekat retakan cinta pada orang tua

Saya baru tahu kalau Surya kencana itu Dingin sekali

Merawat semangat