Dik,

dik, malam telat jatuh
telahkah kau berlabuh
dalam istirahatmu?

dik, jaga ragamu
simpan rasamu
kau membutuhkannya
untuk menyangga senyum-mu
esok pagi 

esok,
saat kau berjalan sendiri
di temani hijau kanan kiri
percayalah dik,
segala daun memberi salam
padamu . . . .

Comments

Popular posts from this blog

Caroline, menemukan perekat retakan cinta pada orang tua

Merawat semangat

Saya baru tahu kalau Surya kencana itu Dingin sekali