Membuat Pak Polisi Gemar Tersenyum.

     Aku geram saat para pengendara motor itu merampas hakku untuk menyebrang jalan, kalau saja tak berbahaya pasti, sudah kutarik jaket mereka untuk segera berhenti.

     Panas jakarta siang hari belum lagi asap-asap keluaran mobil dan motor kadang membuat otak semakin encer untuk berfikir, yang akhirnya meleleh keluar dari telinga, hidung, mata, tapi syukurlah semua itu tak terjadi padaku.

     Aku berdiri sendiri di pinggir zebra cross, sebuah tanda yang sudah aku tahu sejak SD kalau garis-garis putih yang memotong jalan itu adalah tempat untuk menyebrang.

     Berat sekali jadi orang Indonesia, lirihku dalam hati, berat sekali untuk bisa mempraktekan pelajaran kewarganeraan yang salah satunya mengajarkan untuk menyebrang di zebra cross atau lewat jembatan penyebrangan, namun yang terjadi menyebrang bisa dimanapun dan kapanpun, tanpa harus menunggu lampu merah bergantia hijau, atau tanpa harus repot-repot mencari garis-garis putih yang memotong jalan.

" woy ... masih merah bang..." gerutuku pada beberapa pengendara yang malah menambah kecepatan motor mereka saat lampu merah belum berganti hijau.

    Di sudut lain ku lihat pak polisi mengelap keringatnya, memperhatikan tingkah pengendara yang membuatnya pusing tujuh keliling.


Kasihan polisi... Andai saja Pendidikan Kewarganegaraan bukan hanya sebuah teori, engkau akan lebih sering tersenyum dan betah bekerja mengatur lalu lintas jalan, Aku membatin.

Komentar

Pos populer dari blog ini

Belanja di Pasar Senen, antara murah sangat dan sangat mahal

Pengalaman membuat SIM di Polres Tangerang

Takjil itu apa sih?