Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2013

Astrea FU

Tadi pagi saya terlambat datang ke kampus, akibatnya saya ketinggalan dua jam mata kuliah.

     Senin pagi Jakarta lebih macet dari hari hari lainnya. titik macet cukup parah padahal masih pukul setengah tujuh pagi. Lampu merah sebelum terminal kalideres, terminal kalideres, perempatan cengkareng, sebelum jembatan gantung, sebelum jalan layang pesing, perempatan ragunan, tempat tempat itu adalah pos pos macet yang mesti saya lewati saat berangkat kuliah.

Motor Astrea FU saya mudah mudahan masih setia... :D

Mobil atau lahan parkir pribadinya dulu

Hari masih pagi, pak Rt di temani seseorang yang begitu kukenal datang... lalu bertanya :

  " Mobil yang di depan bengkel punya siapa?' tanyanya tanpa basa basi
  saya penasaran, sebelum menjawab saya keluar menuju pinggir jalan, saya lihat ada sebuah mobil terparkir...

   " ngga tau pak RT" jawab saya.

   orang itu dan pak RT pergi .. mungkin mencari nara sumber lain untuk ditanyai. orang itu kesulitan membuka bengkel karena ada mobil tak dikenal parkir didepannya.

   Dahulu anggapan saya kalau orang yang punya mobil itu orang kaya, uangnya banyak, tapi seiring bertambah usia, pemikiran pun jadi berbeda...

    tidak hanya uang yang perlu dikantongi oleh pemilik mobil, tapi ia mesti juga punya ruang parkir pribadi. di lingkungan tempat saya tinggal ada beberapa yang memiliki mobil, tapi yang punya lahan parkir pribadi sangat sedikit. kebanyakan parkir di bahu jalan. dan parahnya kalau sudah parkir di depan toko yang lahan cukup luas tanpa izin, saat pagi si pe…

Let's discuss

Katanya ada dua hal yang bisa merusak masa muda, Cukup Uang + Waktu Luang. Saya sendiri memandang pendapat itu sebagai sebuah wanti wanti. walau mungkin memang tidak semua pemuda yang punya uang dan banyak waktu tiba tiba jadi rusak. tapi ya cenderungnya sih gitu...

    Saya sendiri masuk ke kategori pertama : Muda hehe, itupun kalau yang bilang orang lebih tua dari saya, tapi kalau yang lebih muda mereka tetap bilang saya sudah tua.

   Kategori ketiga waktu luang : GUe bangeeettt, waktu saya luang sekali. tapi kadang kadang sii, sekali sibuk, sibuknya minta ampun.

   Kategori punya Uang (banyak, kalau goceng doang mah sama aja kaga punya duit): untuk saat ini itu bukan Gue :D

  Tapi walau begitu saya pernah merasakan ketika ketiga kategori ini ada dalam diri saya, oooh, memang benar itu cukup berbahaya, masih muda dengan sekepal uang plus waktu luang kadang membuat diri ini lepas kendali.

    INi pula yang membuat saya mesti nyemplung ke dalam dunia ke-mahasiswa-an yang lebih dalam…

Kekurangan Lahan Parkir

Kemarin, saat saya kesulitan mengeluarkan motor dari parkiran kampus. garis dan ruang ternyata tak cukup menampung motor Mahasiswa yang membludak. ditambah ada sebagian yang parkir seenaknya, makin sulit saja jadinya.

  Belum lama kampanye bike to work, bike to school  begitu gencar, sepeda bebas polusi, menyehatkan, juga sepeda punya rangka yang lebih ramping dan bobot lebih ringan. tapi sayangnya tidak ada ruang khusus untuk sepeda, jika ada pun, masih akan diserobot oleh motor. sebetulnya kita kekurangan ruang, atau kekurangan uang untuk pelebaran jalan dan pengetukan palu keputusan pembatasan penjualan mobil dan motor pribadi.

   Setiap harinya jalan makin penuh dengan kendaraan, ditambah dasus ada mobil murah.... mesti kemana kita?

Siapa Kakek dari Kakek Saya ?

Saya sering bertanya, saya ini keturunan siapa?.

    Kakek saya seorang sunda bernama eyang Juanta anak dari  Nayajaya, lalu tak ada lagi yang tahu siapa bapaknya Nayajaya, silsilah saya putus di buyut. kakek saya lahir +/- tahun 1900, kemungkinan buyut (Ayah kakek) lahir tahun 1875. ini berarti saya hanya tahu sejarah silsilah keluarga saya hanya 130 tahun ke belakang. lebih lama dari itu yang ada hanya ketidaktahuan. selama rentan 130 tahun tak ada sejarah tutur yang mengisahkan bagaimana kehidupan buyut saya. mungkin ini bukan hanya terjadi pada saya, tapi pada kebanyakan warga Indonesia, kita kehilangan silsilah keluarga, atau kita sendiri kurang peduli pada sejarah keluarga kita. ironinya di sisi lain kita mempelajari sejarah kemerdekaan, perang dunia, penaklukan jepang, penjajahan belanda. tapi sejarah tentang darah dan daging kita sendiri luput dari perhatian.

Kenapa bisa ?

  Jarang bercerita, saya sendiri sangat senang mendengar cerita cerita ibu tentang kakek, kebetulan kak…