Pos

Menampilkan postingan dari Desember, 2012

Jagung dan Ikan bakar berterompet.

Tapi pagi saya melintasi kawasan pasar lama Kota Tangerang,
suasananya berbeda dari hari biasa, bahu jalan yang biasanya sepi,
tadi dipenuhi pedagang trompet, ikan segar, jagung mentah . . .
Setelah beberapa saat saya baru ngeh kalau malam ini perayaan malam
pergantian tahun, yups banyak jalan menuju roma, banyak jalan
menghabiskan sisa waktu, sedang saya pilih jalan menetap di rumah.
Mendengar trompet bersahutan, atau suara kembang api berpendar :).
kalau Kamu ?

Terima kasih di Akhir Tahun

Ini malam terakhir tahun 2012, tahun ini saya bersyukur posting
diblog jadi semakin mudah, bisa lewat e-mail ( saya lebih sering kirim
lewat e-mail), padahal sedari dulu juga bisa tapi saya-nya tidak mau
tahu, sekali lagi syukurlah pada akhirnya saya tahu bisa posting lewat
e-mail. Tahun ini juga saya lebih aktif posting di blog, karena modem
semakin banyak dengan harga murah dan penyedia layanan sinyal juga
bersaing. Beda dengan tahun-tahun sebelumnya, mesti duduk manis di
warnet yang makin hari makin penuh oleh anak-anak.

Satu sisi semakin mudah, tapi sisi lain saya merasakan persaingan
hidup semakin ketat, saya merasa mudahnya berkomunikasi dengan
berbagai macam kawan lewat blog jejaring sosial, banyak menyita waktu
berkomunikasi saya dengan Tuhan, apa saya yang belum pandai
memprioritaskan sesuatunya?.

Oh ya, tahun ini juga saya banyak belajar dari tulisannya mas budi
Bahasa renyah tapi romantis dari dwitasari, juga sahabat karib saya layla
alfayruz dengan mot…

Acara tifi yang itu-itu saja

Acara televisi yang itu-itu saja membuat saya jenuh. sinetron,
talkshow dengan artis, reality show, dll... Sama saja. Membosankan.

  Untuk sinetron, mungkinsedari dulu temanya lebih banyak
percintaan, perebutan waris, anak, dll.. Tapi setelah sukses dengan
sinekuis "Para Pencari Tuhan" , sinetron di tifi berlomba memproduksi
sinetron ber tema religi, sebut saja "ustad fotokopi", sayangnya
sinetron ini terlalu menggurui, serta banyak berseliweran bahasa
kasar di dalamnya, jadi apa yang mesti kita tonton dari tifi ? Ya
tak usah nonton tifi.. :)

Kembali ke radio kita?

Bulan Purnama

Semalam gumpalan putih awan terlihat jelas, ada apa
gerangan? Oh di sisi timur bumi bulan purnama menyembul bulat bundar
dengan cahaya benderang, Indah.

Kalau saja mati lampu, pasti lebih indah, saya bosan dengan cahaya
buatan dari lampu penerang, cahaya bulan lebih menjanjikan
ketenangan, kedamaian, keriangan anak-anak bermain tengah malam tanpa
takut tersesat pulang, cahaya bulan bagi saya sungguh menakjubkan,
entahlah dengan orang lain, mungkin karena biasa melihat purnama
kejadian itu menjadi biasa...

Santunnya Pengamen di Terminal Indihiang

Sering kan lihat pengamen? Pastinya sering banget. Apalagi yang
sering naik angkutan umum atau bus kota, pengamen suka muncul jadi
sahabat selama perjalanan.

Nah, baru saja dua pengamen di Terminal Tndihiang, Tasikmalaya,
menyanyikan satu lagu beraliran reggae, nyaman sekali di telinga,
dengan bemodal gitar dan satu gendang mereka berdua menyanyi piawai,
keduanya cukup berumur, dan saya terkesan dengan santun mereka.

Tanpa disadari walaupun saya awam di dunia musik, saya bisa
menilai orang yang mahir bermusik dan mana yang tidak melalui
selarasnya emosi, lirik dan musik saat mereka bernyanyi.

Dalam hati saya berfikir, "lantas di Jakarta, kebanyakan mereka
pengamen macam apa?", lagu yang mereka bawakan sumbang, musik
seadanya, marah jika tak diberi. Mereka tak memahami arti musik, musik
adalah ilmu, dan semua ilmu menuju pada kebijaksanaan.

Sampah plastik dan Kapitalisme

Pernah lihat sampah plastik basah berceceran dipinggir jalan
bercampur tanah becek?. Jember banget deh. Kalau ditanya sebabnya apa,
jawabnya "karena buang sampah sembarangan". Menurut saya itu benar, tapi
tidak terlalu tepat. Toh masyarakat kita buang sampahnya memang selalu sembarangan.
Terlalu sering dimanjain, jadinya gitu deh, se-enaknya.

    Padahal ada perdanya misalkan, tetap saja pelaksana perdanya
kebanyakan manjain si pembuang sampah..

 "Ah ngga apa apa kok, nanti juga ada yang bersihin". 
"Ah ngga apa-apa kok, lagian ga ada tempat sampah". 

     Si pembuang sampah juga punya alasan 
"Ah yang bikin peraturan saja buang sampah sembarangan". 

    Nah loh terus kapan si sampah kembali pada tempatnya kalau saling menyalahkan. 
Ada lagi yang bisa kita salahkan, si pemilik modal besar, si pengiklan produknya di tifi
kebanyakan mengemas produk mereka dengan plastik, dan sampah yang
jelas-jelas mengganggu mata kita kebanyakan dari plastik atau ser…

Selalu Ingat Solat Dalam Bus Budiman

Gambar
Kalau saja Agen Bus menghargai umat muslim untuk melakukan Ibadah solat,   
  Kenapa umat muslim sendiri mengabaikan kewajibannya.

Afdruk

Saya senang pada hal baru bagi saya, seperti menyablon. 

    Hasil sablon yang terlilhat sederhana ternyata mengandung kerumitan dalam proses mewujudkannya... karenanya saya betul-betul menghargai, kagum dan terpesona dengan hasil sablon yang begitu memukau.

  Langsung saja, hal terumit yang saya alami dalam menyablon adalah proses afdruk (apa sih afdruk itu?), dibutuhkan kesabaran dan pengalaman dalam melakukannya. dengan bantuan Internet, saya mendapatkan banyak masukan bagaimana cara yang baik dan benar dalam proses afdruk, tapi saat mempraktekannya tidak semudah yang tertulis di laman internet atau di youtube.

   Lebih dari lima kali saya gagal mengafdruk, hasilnya tidak seperti yang saya inginkan, tapi akhirnya setelah terus menerus saya ulang-ulang, akhirnya saya faham ternyata dibutuhkan perasaan dalam membuat afdruk, kesimpulannya, mempraktekan sesuatu tidak semudah membayangkan, tapi juga tidak sesulit yang kita pikirkan :).

   dibalik kesederhanaan terdapat kerumitan yang lu…

Jangan Benci Polisi !

Kemarin sore, Jalan TB. Simatupang Jakarta selatan padat sekali
sampai perjalanan yang bisa ditempuh 5 menit telat menjadi 30 menit,
saya kira ada kecelakaan atau pembangunan jalan, tapi nyatanya tidak
ada. Yang ada hanya berlebih kendaraan selepas hujan.

    Saya lihat empat orang Polisi bertugas di persimpangan, mereka
masih menggunakan jas hujan hijau cerah. Kenapa mereka berempat lebih
memilih jadi polisi, mengatur lalin yang berisi para pengendara yang
kebanyakan sulit diatur. Bekerja di saat orang lain liburan, menghirup
udara kotor jalanan setiap hari, berdiri di pinggir atau di tengah jalan.
sungguh pekerjaan berbahaya. Tapi kenapa ya mereka memilih jadi
polisi, bahkan kalau kita menanyai anak-anak kelak ingin jadi apa,
mereka ingin jadi polisi, muliakah menjadi seorang Polisi?

     Terus kenapa kita kadang masih benci pada polisi?

Ke mana si Kucing?

Sudah beberapa hari si Kucing tidak ke rumah, biasanya jam 5.30 pagi
ia datang hampir setiap hari. Bukan hanya pagi kadang sepanjang siang
di rumah, tidur. Entahlah, mungkin malamnya si kucing cape cari
tikus. Atau bahkan ikut-ikutan manusia yang membuat mesin dipabrik
bekerja siang malam.

Seperti inilah wajah kota, bukan hanya manusia yang berlomba cari
tempat meneduh, kucingpun demikian. Bahkan mereka lebih sulit lagi. Di
usir dari tempat ke tempat. Saya sering berpikir kalau ada orang yang
menyiram kucing dengan air panas karena ketahuan mencuri, memukulnya
hingga si kucing trauma untuk datang ke tempat dia mencuri. Kemana
rasa kebersamaan di Kota jika kucing pun tak tersedia tempat untuk
berbagi?

Sebuah Anagram Tentang Mawar

Gambar
Kubur ajari aku hidup
Gelap ajari Aku warna

Hadi (ketenangan) ajari akugemuruh
Mawar ajari Aku jatuh cinta
Hatipadamu kupercaya.

Wahai tetitik gerimis..
Taburi tanah di seberang jalan
Agar bunga tetap bermekaran.

*Puisi Cinta 

Agustus

Butir pasir..
Padamu ceritaku..

Agustus lalu...
Aku merasa sebesar jagat raya
Padahal sampai saat ini
Besarku tak lebih darimu..

Anagram Cinta untuk Mawar Hati

Aku kehabisan kata untuk kesederhanaan rasa, kerumitan ungkapkan.
Aku hanya bisa berkata kata ringan, Aku tak tahu apa lagi mesti
kuucap. Rasa kelu muncul jikaku ingin ungkapkan cinta lewat kata. Dan
Malu mengisyaratinya melalui mata...

Aku akan sedih jika kataku semakin membuatku rindu..tersiksa pada
kerinduan, Aku ingin kau menjadi yang kau harap, harapku semoga rindu
ini akan selalu menjadi rindu yang berbuah madu..

Ku Rindu lautan, ombak, riaknya dan ketenangnya..

Biarkan aku meminjam puisi guruku
Sapardi Djoko Damono, puisi yang bertabur metafora indah.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada


Puisi yang telah lama kubaca, kuresapi... Tapi keindahannya tiada
habis hingga kini.

Sebuah jalinan kata sarat makna yang dahulu tak kuketahui untuk
siapa keindahannya b…

Ini mobil apa kuburan !! : renungan bagi seniman jalanan karbitan

Dua orang laki laki muda masuk ke dalam bus tiga perempat yang baru keluar dari tol jakarta merak lewat pintu tol bitung tangerang.
        Salah seorang membawa gitar kecil, lainnya membawa tangan hampa yang dihiasi gelang gelang dari bambu, karet dan besi. badan keduanya tampak dekil.
         Setelah salam dan sedikit basa basi keduanya mulai menyanyikan lagu cinta dan cinta, sesekali lagu singgungan pada orang kaya, pemerintah, dan semua orang.
        Lirik dan lagunya Kurang enak di dengar. tak bersahabat dan terkesan menggurui. belum lagi suara yang mereka yang sumbang. menambah derita telinga-telinga.
        Setelah selesai keduanya mengedarkan kantung bekas permen ke semua penumpang, hanya satu orang yang memberi, entah terpaksa atau senang dengan lirik dan lagunya.
        Melihat sedikit uang yang masuk ke kantung plastiknya, salah seorang dari keduanya berteriak lantang. "ini mobil pa kuburan!!!", lalu menendang pintu depan mobil dan menonjok a…

Spanduk Unyu Calon Bupati Tangerang

Gambar
Belum lama saya lihat spanduk segi empat yang banyak menempel di
pepohonan pinggir jalan, kab Tangerang.

Spanduk-spanduk itu menampilkan berbagai macam foto calon bupati
periode selanjutnya, semuanya wajah baru...dan kebanyakan unyu-unyu.

Ada yang pakai baju kotak-kotaknya Jokowi-ahok, di kira jokowi ahok
menang gara-gara baju kotak-kotaknya?, jokowi jadi newsmaker di tifi,
internet, radio, dll... terus calon pemimpin kabupaten yang lebih luas
dari propinsi DKI ikut-ikutan pakai baju kotak-kotak dengan modal
mejeng di spanduk, supaya kepilih gitu? Hehe mudah-mudahan terpilih
ya pak. Siapa tahu lebih hebat dari mantan walkot Solo yang sering
dapet penghargaan itu.

Nah, ada yang lebih aneh lagi, fotonya berpose dengan pakaian jawara
banten, kepala terikat kain, pokoknya aneh, bikin takut hehe.. "Awas
kalo ngga milih saya pelintir leher kamu" ihh takut. Saya kira itu
spanduk film yang tayang dibioskop, eh taunya salah itu foto calon
bupati :D piss.

Terus siap…

Bahasa Indonesia Luar Biasa

Gambar
Bahasa Indonesia luar biasa
  Jika bahasa inggris banyak penuturnya, itu wajar
  Jika bahasa arab, perancis, mandarin banyak penuturnya
  Itupun wajar.

  Bahasa mereka telah berkembang semenjak ribuan tahun lalu
  Di daerah mereka sendiri, tanah mereka.

  Tapi, bahasa Indonesia tetap luar biasa
  Menempati urutan ke-7 paling banyak digunakan di dunia
  Bahasa muda yang menjajah bahasa Ibu di tiap daerah Nusantara
  Bahasa Indonesia adalah bahasa yang luar bahasa.

Kebelet di Jalan Panjang

Satu hal yang bisa membuat saya tak nyaman, kebelet. Yah
kebelet BAB . . . .

   Terlebih diperjalanan. Oooh sungguh sempit hidup ini jika ia datang
tiba-tiba, atau sedang makan makanan enak jika ia datang langsung
turun selera, sedang apapun yang enak-enak jika ia berkunjung,
sudahlah tamat riwayat rasa enak. Ia adalah prioritas ke-satu yang
wajib didahulukan.

Bahkan saat ibadah menghadap Allah pun kita tak dibenarkan menahan
rasa ingin BAB atau BAK, Allah mengerti ketidaknyamanan hambanya. Maha
suci Ia.

Jadi? jadi ceritanya tadi di jalan panjang Jakarta Barat rasa itu tiba2 datang, sungguh
menyiksa. Perjalanan masih panjang, tidak ada helikopter umum, tidak
ada terminal, yang banyak di pinggir jalan adalah masjid, ihh nggak
etis banget ke Masjid cuma mau numpang pakai toiletnya..., Malu kalau
ditanya marbot, ...

' Mau solat ya mas?'

'Eh, anu pak, anu .. Hehe saya mau pakai toiletnya" sambil garuk-garuk
kepala dengan wajah biru menahan yang mau kel…

Tips Aman Menyebrang Jalan Raya

Gambar
Berikut ini tips aman menyebrang Jalan Raya, terutama jalanan yang selalu ramai dilewati kendaraan bermotor. saya menulis tips ini pasalnya hampir saja beberapa kali mau menabrak orang sedang menyebrang :D.
 1. Gunakan jembatan penyebrangan.
Terburu-buru tidak selalu baik, bahkan terburu-buru bisa berbahaya, di Jakarta dan Tangerang masih banyak sekali JPO (Jembatan Penyebrangan Orang), padahal jembatan itu dibuat dengan uang yang tak sedikit. menyebrang melalui jembatan bisa mengurangi kemacetan, bisa menambah kesehatan karena lebih sering berjalan kaki, dan utamanya lebih aman karena tidak usah menyebrang langsung diatas jalan, walaupun memakan waktu sedikit lebih lama, tapi manfaatnya akan terasa lebih banyak daripada harus terburu-buru tanpa lewat jembatan.
2. Menyebrang di atas Zebra Cross.
   Zebra cross memudahkan pengendara melihat setiap objek yang melintas di atasnya, garis-garis putih melitang di atas aspal akan terlihat jelas jika tersorot sinar lampu kendaraan terlebih …

Menteri Agama Tak Datang.

Bukan untuk pertama kalinya seorang undangan tak datang, padahal
sudah lama di undang dan dikonfirmasi. Dulu pernah H. Atut Chosiyah
Gubernur Banten tak datang, padahal tempat acara sudah ramai menunggu
beliau tapi tak datang, pernah juga H. Wahidin Halim wali kota
Tangerang saat acara di salah satu Masjid yang telah diundang
sebelumnya juga tak datang,

saya pernah datang jauh-jauh ke tempat seminar, di brosur tertulis
H. Dedy mizwar dan Taufik Ismail akan bicara, tapi nyatanya keduanya
tak datang. Sering, terlalu sering saya mengalami hal seperti ini,
orang-orang yang menurut kita penting, tak mementingkan kita karena
kepentingan mereka, mungkin kepentingan mereka mendesak. Tapi apa
harus selalu berulang?

Hari ini, di acara prosesi wisuda, H. Surya darma Ali tak datang
padahal sudah diundang. Wakilnya yang datang dan seperti biasa saat
sambutan memohon maaf karena Menteri Agama RI sedang pergi ke luar
negeri. Undangan lainnya H. Hidayat Nur Wahid yang namanya tertu…

Gladiresik

Pukul 07.25

Balai sudirman Jakarta,

Patung sang Jendral besar pertama itu menyambut kami di halaman
depan gedung pertemuan, di bawah patung mengucur air tak henti-henti.

Masuk ke dalam gedung dengan karpet merah terhampar mulai dari
pintu masuk hingga ujung panggung di ujung lainnya, 'kayak presiden
aja'. atap gedung yang tinggi membuat gedung tampak begitu lega, luas
serta mewah dengan pernak-pernik cantik di sana-sini.

Acara prosesi di mulai jam sepuluh, lalu buat apa datang pagi-pagi
begini?? Gladiresik :(

Hore Hari Ini Wisuda.

06.09

   Berangkat dari pejaten, Pasarminggu. Jaksel, Menuju balai
sudirman. Untuk prosesi wisuda, hehe dikira diploma
tak ada wisuda, Rektor dari universitas pusat di
Saudi hadir dalam acara akbar ini, begitu juga menteri Agama RI seperti yang tertulis di jadwal

Wisuda, mengapa harus wisuda?

Wisuda mengalami penyempitan makna, dahulu wisuda merupakan
perpindahan kelas sosial dari kawula biasa menjadi abdiraja.ya wisuda
merupakan prosesi pencacahan kelas masyarakat menjadi beberapa
tingkatan, bahkan di kompasiana saya membaca sebuah artikel yang
mencap wisuda sebagai prosesi membagi kelas sosial. rasanya kurang
tepat tapi tidak juga keliru jika membandingkan kata wisuda pada jaman
raja-raja.

Wisuda pada jaman raja-raja terjadi pada perpindahan status sosial,
tapi wisuda pada jaman sekarang tak lebih dari prosesi perpindahan
tingkat intelektualitas, seseorang yang telah diwisuda tak serta merta
berpindah status sosialnya.

Sebetulnya wisuda bukanlah sebuah keharusa…

Puisi Cinta

Saat yang lain menjadi
Aku pun menjadi
Saat yang lain memberi
Aku pun memberi
Saat yang lain mencinta
Aku pun mencinta

Tapi, menjadiku bukan seperti mereka menjadi
Memberiku tak sama dengan yang mereka beri
Cintaku tidak serupa cinta yang mereka miliki

Cintaku padaMu juga padamu wahai cinta.

#puisi ribet