Kebelet di Jalan Panjang

Satu hal yang bisa membuat saya tak nyaman, kebelet. Yah
kebelet BAB . . . .

   Terlebih diperjalanan. Oooh sungguh sempit hidup ini jika ia datang
tiba-tiba, atau sedang makan makanan enak jika ia datang langsung
turun selera, sedang apapun yang enak-enak jika ia berkunjung,
sudahlah tamat riwayat rasa enak. Ia adalah prioritas ke-satu yang
wajib didahulukan.

Bahkan saat ibadah menghadap Allah pun kita tak dibenarkan menahan
rasa ingin BAB atau BAK, Allah mengerti ketidaknyamanan hambanya. Maha
suci Ia.

Jadi? jadi ceritanya tadi di jalan panjang Jakarta Barat rasa itu tiba2 datang, sungguh
menyiksa. Perjalanan masih panjang, tidak ada helikopter umum, tidak
ada terminal, yang banyak di pinggir jalan adalah masjid, ihh nggak
etis banget ke Masjid cuma mau numpang pakai toiletnya..., Malu kalau
ditanya marbot, ...

' Mau solat ya mas?'

'Eh, anu pak, anu .. Hehe saya mau pakai toiletnya" sambil garuk-garuk
kepala dengan wajah biru menahan yang mau keluar..

Gak banget dah. Gak banget hal itu terjadi..

Jadi? Saya merapat ke bahu jalan sambil mengendurkan tarikan gas,
mencari-cari akal sambil terus bertahan..

Tringg!

Saya tau, saya tahu jawabaannya ...

POM BENSIN

Ya itu jawaban terbaik..
Terima kasih pom bensin.. berkat POM bensin, Saya sudah banyak menginvestasikan
sesuatu di banyak POM bensin yang berjajar sepanjang jalur Utara...

Pelajaran yang dipetik.,
 - perhatikan makanan yang dimakan sebelum bepergian..
Atau
- buatlah peta pom bensin sepanjang jalur yang kita akan lalui.. Trims

Komentar

Pos populer dari blog ini

Belanja di Pasar Senen, antara murah sangat dan sangat mahal

Pengalaman membuat SIM di Polres Tangerang

Takjil itu apa sih?