Duka Melanda bersama motor Vespa

Vespa, 

        satu kata yang bisa beranak pinak, bahkah bercucu dan bercicit pinak, sekedar kata-kata turunan vespa yang sering muncul adalah busi mati, mogok, club vespa, motor anti tilang, skuter besi, motor butut, motor jadul, mogok mulu, solidaritas, lampu mati, sen nggak ada, vespa keren, motor orang kaya (padahal yang bokek juga banyak yang punya :D ), serta cucu dan cicitnya. 

saya ambil satu kata saja " Busi mati ". 

 beginilah cerita busi mati itu :

     awalnya saya tidak lancar bawa motor, kemana-mana bawa sepeda, motor bisa tapi tidak lancar dan sampai saat ini belum punya, hihihi.

      saya baru bisa lancar dan itu juga menurut saya, menurut kesaksian orang yang pernah saya bonceng sekitar beberapa hari yang lalu, katanya, naik motor kaya naek delman (lambat bgt), maklum lah saya baru sering bawa motor di usia saya yang hendak menembus angka 22 tahun, kemana aja brooo?? 

pengalaman pertama dan terjauh saya bawa motor ke slipi, naik grand punya sodara yang tahun 90 sekian. spion kaca biasa, sim nggak punya, klakson mati, sen nggak kedip. dll. tapi alhamdulilah walaupun sepanjang jalan merasa bersalah kalau ada polisi, tapi aman-aman saja, pergi-pulang ( tangerang -jakarta) lancar, alhamdulilah. Merasa nggak aman kalau minjam motor grand,

   Akhirnya saya banting setir minjem Vespa (hehe minjem mulu), pengalaman awal yang lumayan asem saat naik motor seberat kambing gendut ini saat pergi ke kali deres (jakarta), kebetulan yang lumayan ribet adalah tali kopling motor vespa ini lagi rusak, nggak bisa gigi 1,3 dan 4. yang bisa cuma gigi 2. sebabnya mudah. tali koplingnya terlalu pendek (dan belum di ganti). 

   sepanjang jalan, jam 10.30 malam saya menyusuri jalan daan mogot, mana lampunya redup, lampu rem dan lampu belakang nggak nyala, sen nggak aktif, klakson dah sekarat, dll. tapi walaupun keadaannya seperti itu, saya merasa lebih santai dan tenang naik motor tahun delapan puluhan ini, padahal saya nggak punya SIM, pajak motor dah mati, dll. karena saya percaya dengan pendapat umum kalau motor vespa itu kebal tilang (tau bener apa nggak, yang jelas kayaknya bener). 

    100 meter sebelum sampai tujuan tiba-tiba vespa yang ku naiki mogok ditengah jalan, wuh ribet banget, mobil tronton ngelakson, angkot dll, dari belakang, cape deh. motor di bawa ke pinggir, berhubung saya masih newbie (minjem bahasa kaskus) saya otak atik, saya sela berkali kali, saya bongkar, busi saya keluarin padahal masih panas trus di ganti trus di sela lagi, masih juga nggak nyala-nyala. saya kecapean. padahal 100 meter lagi masak sih harus dorong - dorong, dengan semangat yang tersisa, eh akhirnya motornya nyala lagi.... 

alhamdulilah, sampai pulang motor dan penumpangnya aman dengan selamat. pengalaman dengan vespa sodara itu adalah awal dari banyaknya pengalaman asem pahit yang datang berikutnya.

Komentar

Pos populer dari blog ini

Belanja di Pasar Senen, antara murah sangat dan sangat mahal

Pengalaman membuat SIM di Polres Tangerang

Takjil itu apa sih?