kritik bikin hidup

Enak ya, kalau kerjaan cuma ngritikin orang doang,
emang sih kalau di pikir-pikir ngritik itu enak banget, bebas, bisa menyuarakan apapun yang terpendam di dalam hati.

banyak banget program program tv yang berisi kritikan pada apapun yang menurutnya jelek, semuanya ngritik, ada jalan retak di kritik ada got mampet di kritik ada mobil mogok di kritik, ada pejabat yang korup di kritik terus, ada ini ada itu di kritik terus terus dan terus.

nah, saking kebanyakan ngritik, sampai sampai banyak orang awam yang ikut ikutan ngritik, parahnya lagi, tukang sapu, tukang pel, tukang apapun itu mereka ikut ikutan ngritik, mahasiswa di kelas ikut ngritik tentang macet lah, tentang apapun itu, kebanyakan mengkritik.

tapi, apa mereka mengkritik diri sendiri,
di tv tv selalu mengkritik kemacetan jalan, banjir yang belum sepenuhnya terobati, tapi apa mereka taat pada rambu rambu yang dibuat pemerintah, nggak masuk jalur busway, nggak ngelewatin garis pembatas untuk berhenti saat lampu merah, rajin bayar pajak, buang sampah nggak sembarangan, nggak mencomot hak pengguna jalan. nggak ini nggak itu, kebanyakan maunya mengkritik doang.

Mahasiswa suka ngritik pemerintah, apa mereka nggak sadar terhadap diri mereka sendiri, mereka nggak pernah mengkritik dirinya sendiri yang nggak pernah baca buku, malas belajar, padahal kalau bodoh dan jadi pejabat bisa lebih parah dari pejabat sekarang ini, bisa jadi juga motor yang mereka gunakan belum bayar pajak, trus maunya ngritik pemerintah, padahal sendirinya belum bayar pajak.



terus, bagaimana dengan tukang sapu jalan, apakah boleh mengkritik? ya jelas boleh, namun sebelum mengkritik, lebih baik ia melihat diri sendiri terlebih dahulu, sudah nyebrang di zebra cross belum? ada jembatan penyebrangan tapi kenapa masih nyebrang sembarangan? nah masih banyak lagi.

intinya, mengkritik itu sah sah saja , bebas, bahkan tanpa kritikan mungkin hidup akan seperti ini ini saja, karena merasa segalanya sudah baik, tanpa perlu ada yang di rubah.

tapi bagaimana kalau semuanya mengkritik dirinya sendiri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belanja di Pasar Senen, antara murah sangat dan sangat mahal

Pengalaman membuat SIM di Polres Tangerang

Takjil itu apa sih?