Jalan-jalan ke Museum Nasional


   Museum Nasional, terletak di Jl. Merdeka barat, di dalamnya banyak terdapat koleksi benda-benda hasil budaya maupun yang berkaitan dengan sejarah indonesia. tempatnya nyaman, modern, untuk berpindah ke lantai atas bisa menggunakan lift atau pun eskalator, biaya masuknya pun murah hanya Rp 5.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak. bagi yang datang ke sini dijamin nggak bakalan menyesal, banyak banget inspirasi yang bikin kita bangga jadi orang Indonesia. terlebih lagi bagi orang yang suka nggak puas jadi orang Indonesia sangat dianjurkan untuk berkunjung ke Museum Nasional dengan nama lain Museum Gajah.

Ngobrol darat tanpa kopi di Museum Nasional, :-)
   Di halaman depan Museum sebuah patung gajah pemberian raja siam, Thailand akan menyambut kita, juga sepasang meriam yang udah nggak bisa di gunain lagi.

    Di sini suasananya nyaman banget, udaranya sejuk, akses jalan yang mudah, tempat parkir lumayan luas untuk ukuran sebuah museum.

    Saya masuk bareng 3 orang teman saya, saat masuk, patung-patung dewa-dewi di teras museum menyambut kami, patung-patung itu besar dan menyeramkan, usianya lebih tua dari umur negara kita, karena patung patung itu sisa sisa dari kerajaan Hindu Budha yang pernah jaya di Indonesia, kebanyakan patung Budha, Ganesha, dewa syiwa dan masih banyak lagi, tapi ada satu hal yang membuat saya nggak habis pikir, kenapa patung-patung dewa banyak yang bertelanjang dada, apakah saat dewa dewi di percaya keberadaannya, pakaian masih berupa celana saja, terutama patung perempuan, banyak yang porno, hihihi. mungkin perlu disensor lagi biar nggak terlalu vulgar, hehe.

Di ruang perhiasa raja-raja, gile semuanya emas..
   Di ruang dalam, terdapat berbagai macam barang kerajinan budaya bangsa yang tersusun rapi, ada juga rangka manusia, diorama-diorama, sampai mahkota raja yang terbuat dari emas ada di sini, luar biasa, ternyata indonesia kaya raya, bayangkan saja kebanyakan peralatan kebutuhan sehari hari di dalam kerajaan terbuat dari emas dan perak, mulai mangkuk, tempat beras, sampai gelas semuanya terbuat dari emas, ini menunjukkan negara kita kaya dengan logam mulia ini.

    Setelah puas keliling museum, saya merasa bangga menjadi orang Indonesia, karena bagaimanapun nenek moyang saya adalah orang orang yang berbudaya, mampu mencipta dan berkarya.

   Namun, ada satu hal yang saya sedihkan, selama saya di dalam museum hanya segelintir orang yang datang, bisa dihitung dengan jari, dan lebih sedihnya lagi dari sedkit orang yang datang, kebanyakan mereka adalah turis asing.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belanja di Pasar Senen, antara murah sangat dan sangat mahal

Pengalaman membuat SIM di Polres Tangerang

Takjil itu apa sih?