Bener pak saya nggak ngerokok..!

Di pagi yang cerah, aku dan dua temanku sedang asik duduk-duduk di kamar asrama, Di depan kamar terbentang hamparan luas sawah yang masih kehijauan dengan pematang pematang rapi yang memisahkan  dan mengkotak-kotakan, kalau sedang galau, biasanya aku hanya menatapi sawah itu.

Tidak dengan dua temanku, mereka suka sekali merokok, padahal sudah jelas-jelas pengurus asrama tidak mengijinkan kami merokok, jadinya cara menghilangkan galau versi mereka ya merokok . . . sambil ngobrol ngalor ngidul, paling sering yang kami bicarakan ya perempuan, entahlah, pejaran akutansi yang baru saja buat pikiran mumet tak menjadi bahan perbincangan istirahat sekolah kali ini.

Seperti biasa juga, saat jam istirahat tiba aku dan dua temanku langsung masuk ke kamar asrama, mumet di kelas. pelajaran rasanya tak ada yang masuk. salah seorang temanku mengeluarkan sebatang rokok, menyundutnya lalu menghisapnya dalam dalam, kemudian dengan bentuk mulut yang dimoyongkan ia keluarkan asap rokok dari mulutnya, lucu sekali pikirku.

Ternyata rokoknya hanya ada satu, akhirnya dua temanku bergantian menghisap rokok yang hanya sebatang itu, aku hanya memperhatikan cara dua temanku ini merokok, lucu sekali, asapnya tak segera ia keluarkan, menghisapnya begitu lama sehingga memenuhi rongga mulut,, lalu pahhhhh… asap mengepul dari mulut temanku sambil cekikikan.

Saat istirahat tak ada pengurus asrama yang mondar mandir kayak satpam mencari cari kesalahan orang, ia akan marah dan geram kalau diantara kami ada yang ketahuan merokok, dan sebagai balasannya, hukumannya aku rasa terlalu pedih untuk diceritakan.

Bara rokok telah mendekati puntungnya, masih cukup untuk tiga kali isapan, temanku menghisapnya dalam sekali, pipinya membangkak, matanya memerah, aneh, ia tak segera mengeluarkan asap dari mulutnya, aku perhatikan ia, dan Ia malah menapap ke arah pintu, mulutnya masih tertutup rapat.

Beruntung ia sudah segera mematikan dan menyembunyikan puntung rokok di bawah kaki lemari buku, penasaran aku melihat ke arah pintu,

Ohhhh GOD!!!

Pengurus asrama tengah bersender di kusen pintu sambil menatap kami, wajahnya masam seperti biasa. sejurus kemudian Ia langsung berkata :

“saya lihat ada sedikit asap keluar dari pintu kamar kalian…”
aku hanya bisa nyengir kecut dalam hati.

“cakra, kamu merokok ya ?” tanyanya tanpa basa basi

“Oh, nggak pak, saya nggak merokok, kita cuma lagi ngobrol aja pak” ujarku mudah-mudahan aman dari kasus ini

“Kamu ya Danang ?” tanya pak pengurus pada danang yang merasa aman karena tak ada barang bukti yang bisa ditemukan.

yang belum ditanya hanya Yosef, aku lihat pipinya kencang karena asap rokok yang belum sempat dikeluarkannya.

“Kamu ya Yosef?”

Yosef hanya menggeleng

” ngaku kamu!”
Yosef masih menggeleng dengan mata berkaca-kaca
“Hayo bicara kamu …”
” saya nggak merokok pak” jawab yosef, asap dalam mulutnya akhirnya mengepul keluar.
Aku llihat pak pengurus maju selangkah ke arah kami.

Oh God, buruk sekali hari ini.

Komentar

Pos populer dari blog ini

Belanja di Pasar Senen, antara murah sangat dan sangat mahal

Pengalaman membuat SIM di Polres Tangerang

Takjil itu apa sih?