Santai pangkal terseok-seok


Kenapa harus terburu-buru kataku pada diriku sendiri .
aku terburu-buru, kau pun terburu buru dan kita semua kenapa begitu terbeuru-buru dan tergesa-gesa, tak menikmati keadaan tak menikmati jalan, tak menikmati indahnya jalan jakarta.

Tadi saat berangkat kuliah, Aku mengerem motorku yang akhirnya berhenti, di depan ada lampu merah menyala. walau keadaan jalan sangat memungkinkan untuk tetap maju dengan aman, karena mobil dan motor dari arah lain ikut membelok ke arah sama dengan arah yang kutuju,  tapi aku ingin berusaha sesantun mungkin pada peraturan lalu lintas, Aku ingin jadi pengendara yang baik.

Tapi, tahukah anda semua ? ataukah orang-orang itu anda sendiri. orang - orang yang mengendari motor di belakangku terus saja mengklakson, berhubung aku berada di barisan terdepan lampu merah, di samping kananku mobil, sedang di samping kiriku berdiri sebuah tiang, tak mungkin motor-motor di belakangku dapat lewat kecuali setelah aku maju. tapi nyatanya tidak, sebuah motor memaksa menyelip ke ruang kosong yang sempit antara motorku dan mobil di samping kiriku. sambil mengklakson dia mengatakan :
" bang maju dong!!"

lalu dengan tergesa menarik gas motornya dan melaju kencang padahal lampu belum lagi berubah kuning ke hijau, ternyata ia tidak sendiri, motor-motor lain terus saja melaju melewatiku, kebanyakan mereka berkata dengan suara tersekat helm " Mas, jalan aja".

Jadi seakan aku yang salah, karena aku sendiri yang bersikeras untuk tidak maju berhubung lampu masih menyala merah, semua motor yang lewat memperhatikanku, seakan aku menjadi tumpuan kesalahan karena mengahalangi jalan mereka.

Mengapa harus terburu-buru,

setelah sampai di ruang kelas

Aku mendapat masukan dari temanku tentang keadaan yang baru saja aku alami.
sebetulnya kita tak perlu terburu-buru dan tergesa terutama di jalan raya, caranya tinggal merubah waktu keberangkatan, karena kebanyakan kita bersantai di waktu semestinya bekerja, dan saat datang waktu untuk menyelesaikan pekerjaan kita malah terseok-seok menyelesaikannya.

Banyak bersantai bukan pada tempatnya menumbuhkan sikap terburu-buru,
saat seseorang di jalan raya, pikirannya sudah pada tempat kerja, khawatir terlambat atau tidak padahal kita bisa mengatur waktu keberangkatan jikalau memungkinkan.
 : ) trims

Komentar

Pos populer dari blog ini

Belanja di Pasar Senen, antara murah sangat dan sangat mahal

Pengalaman membuat SIM di Polres Tangerang

Takjil itu apa sih?