Saat Bahasa Indonesia Cemburu


klik gambar
untuk pergi ke website BBC


       Tak seperti dahulu sebelum serat fiber optik memenuhi ruang di dalam tanah atau sinyal-sinyal meliputi ruang gerak kita, dahulu kita hanya bisa belajar bahasa Asing dari buku-buku atau kaset yang harganya cukup mahal, atau ikut berbagai program kursus yang tak bisa dituruti oleh semua kalangan, namun kini seiring bertebarnya sinyal dan makin banyaknya kabel serat optik yang membawa berbagai macam data, belajar bahasa Asing menjadi begitu mudah dengan berbagai macam teknik belajar, kini kita bisa dengan mudahnya mengunduh materi pelajaran melalui internet, dan umumnya gratis. dan pada akhirnya belajar bahasa asing menjadi sebuah kebutuhan karena dunia semakin menyempit dan setiap saat kita bisa begitu mudahnya dengan orang-orang dari belahan dunia lain dengan bahasa lain baik secara langsung maupun tidak langsung.

Klik Gambar untuk pergi
ke Website madinah arabic
      Ayah Edy seorang praktisi multiple Intellegent mengatakan bahwa seseorang mestilah memiliki kemampuan berbahasa asing untuk mendongkrak kemampuannya dalam berkomunikasi atau untuk menambah kemampuannya dalam berbagai bidang, dan pada tahapan tertentu seseorang tidak terlalu mesti memiliki kemampuan berbahasa asing jika ia menjadi seorang yang sangat pakar di bidangnya, karena orang lain akan berusaha mencari penterjemah untuk menterjemahkan bahasanya atau terlebih dahulu mempelajari bahasa seorang pakar tersebut, bukan si pakar yang belajar bahasa asing untuk bisa menjelaskan sesuatu pada orang lain dengan bahasa yang berbeda.

  Sebarapa butuhkah kita dalam penguasaan bahasa asing? Jika tak butuh ya tak masalah, tapi di era global seperti sekarang ini seseorang dipaksa untuk mampu mengerti bahasa asing, terutama bahasa Inggris yang menjadi bahasa internasional, kita bisa melihat sepanjang mata kita memandang tulisan-tulisan di reklame yang tersebar sepanjang jalan yang banyak menggunakan bahasa inggris dalam tulisannya, atau istilah-istilah asing seperti online = daring (dalam jaringan) dan masih banyak lagi.

      Seseorang yang ingin bisa berbahasa asing, sebagai contoh bahasa Inggris sebetulnya di era Teknologi Informasi saat ini tidaklah mesti belajar di sebuah lembaga kursus, karena nyatanya banyak sekali materi belajar  bahasa inggris mulai dari pemula hingga lanjutan yang dapat kita unduh (download) dari Internet, seperti dalam situs http://learnenglish.britishcouncil.org , atau materi bahasa Jepang yang dengan apik dikemas dalam sebuag drama dan dapat diunduh dengan cuma-cuma di http://www3.nhk.or.jp/nhkworld/indonesian/top/index.html . Kini alasan mahalnya belajar bahasa asing sudah bisa kita atasi, tinggal seberapa kuat keinginan dan kesungguhan kita dalam mempelajari berbagai bahasa asing.
Klik gambar untuk pergi
ke website NHK indonesia



      Kesimpulannya dari semua ini adalah persaingan mendapat banyak pengikut adalah sebuah keniscayaan, bahasa Inggris terus dikembangkan, bahasa Jepang sedikit demi sedikit tersebar melalui berbagai produk teknologi canggih, bahasa Arab, bahasa Mandarin, karena dengan tersebarnya bahasa mereka di dunia akan membuat kebudayaan, pemikiran, dan kehebatan mereka tersebar dan menguasai dunia.

Pertanyaannya, kapan bahasa kita akan berkembang jika kita sendiri tak cinta bahasa Indonesia?

Komentar

Pos populer dari blog ini

Belanja di Pasar Senen, antara murah sangat dan sangat mahal

Pengalaman membuat SIM di Polres Tangerang

Takjil itu apa sih?