Minuman yang Bikin Penasaran, "Es Aren"

Bambu yang membuat saya penasaran
      Setiap pulang kuliah, saat datang dari arah Pondok Indah tepat di halte sebelum Gedung pertamina Learning Center, sering kali saya pensaran setelah melihat pedagang yang membawa empat selongsong bambu besar-besar berwarna kuning, dengen beberapa gelas terkait di ujungnya, pasti ia penjual minuman pikir saya, tapi saya tak tahu minuman seperti apa yang ia jual, akhirnya saya berniat berhenti sejenak di Halte tempat si penjual minuman ngetem, tapi sayang esok harinya si penjual tak ada di halte tersebut, esoknya pun demikian, tapi beberapa hari kemudian saya mendapati 4 selongsong bambu berdiri di depan halte, saya pun mampir, sekedar melepas penat dari kemacetan jakarta yang tak jua teratasi,



4 bumbung bambu di pinggir jalan
berisi batu es dan cairan Nira pohon Aren
     Setelah memesan, Si pedagang memberi saya satu gelas penuh air dingin berwarna jernih kuning kecoklatan, harumnya aneh, setelah saya minum rasanya lebih aneh lagi, manis tapi tak terlalu manis, segar di tenggorokan, rasanya manisnya yang tipis terasa lembut di mulut, air apa ini pikir saya, setelah menghabiskan satu gelas dan bertanya pada si pedagang akhirnya saya tahu kalau air yang baru saja saya minum adalah nira Aren, yaitu cairan yang disadap bunga jantan pohon aren/enau/kolang-kaling (Arenga pinnata) dan disimpan dalam selongsong bambu (bumbung) yang panjangnya 1 s.d 1,5 meter. si pedagang paling hanya membawa 10 liter dalam satu bambu sekali dagang, sedang tiga bambu lainnya untuk batu Es sebagai pendingin, cukup dengan Rp 3.000,- hilanglah rasa penasaran saya dengan  mendapat satu gelas Es aren yang tepat sebagai penghilang dahaga perjalanan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belanja di Pasar Senen, antara murah sangat dan sangat mahal

Pengalaman membuat SIM di Polres Tangerang

Takjil itu apa sih?