Vespa dan Teori Termodinamika

sumber gambar :
http://vespa-guides.blogspot.com
       Apakah sesuatu jika kita biarkan akan bertambah baik atau buruk ? pasti banyak dari kita yang menjawab akan bertambah buruk, begitu juga nasib Vespa di depan rumah yang sudah lebih dari dua tahun jarang sekali digunakan, mulai tumbuh karat disana sini, ya karatan, entah mengapa karatan begitu akrab dengan motor vespa, setelah cari tau sana sini, ternyata karena suatu proses yang entah apa namanya dan terjadi pada besi atau seng terlebih kaleng, kebetulan vespa terbuat dari kaleng bukan dari kayu, mungkin kalau dari kayu bukan karatan tapi lapuk, tapi seperti itulah adanya, motor itu kian lama kian sakit, banyak karat yang bermunculan di beberapa sudut body vespa itu, kasihan sekali dia, tapi untunglah kini saya mencoba lebih perduli, setelah baca sana-sini Oli bisa dijadikan penangkal untuk menunda karatan, jadilah Oli samping Vespa untuk mengelap aurat Vespa yang terbuka hingga terlihat karat kalengnya.

      Menurut Saya probadi memang paling enak itu naik Vespa dibanding harus mengendarai double R atau motor yang sejenis dengannya, hee,,, , Naik motor Vespa begitu damai, nyaman, tentram dan pastinya setiap bertemu Vespa lain kita akan saling tersenyum bahkan melambaikan tangan satu sama lain, kalau sedang naik Vespa dan berjumpa dengan Vespa mogok, kita bisa berhenti dan sekedar memberi bantuan sederhana, Indah sekali, Tapi... Keindahan itu akan berubah menjadi sebuah mendung yang bergelayut erat manakala Vespa mogok gak mau jalan, diperiksa sana sini ndak ketemu penyakitnya, waduh kalau seperti ini lebih baik naik motor bebek daripada Vespa, atau mungkin lebih parah lagi, seperti Ban meletus, mendorong Vespa dengan Ban tanpa angin bagai mendorong Kerbau yang tak mau  berjalan, berat sekali... dan mungkin itulah tambahan mengapa vespa tetap eksis dan banyak digemari dari berbagai kalangan karena Vespa memberikan nilai lebih berupa pengalaman tak terlupakan.

      Kembali pada vespa di depan rumah, kini sudah lebih baik karena karatnya sudah mulai bisa terobati, teori termodinamika ternyata memang membuktikan bahwa ada pencipta segalanya, Bahwa ada pencipta yang menciptakan Vespa dan menyediakan segalanya dimuka bumi ini untuk bisa dijadikan sebuah Vespa P 150 S, Sebuah kekuasaan tiada  batas, Allahlah yang memiliki ketiada batasan akan segala sesuatu, teori termodinamika saja cukup jelas menganugerahkan saya sebuah pengalaman bahwa alam raya tak mungkin ada begitu saja, pastilah ada yang menciptakan, karena mustahil kehidupan ini akan ada jika kita melihatnya melalui sudut teori termodinamika.

Komentar

Pos populer dari blog ini

Belanja di Pasar Senen, antara murah sangat dan sangat mahal

Pengalaman membuat SIM di Polres Tangerang

Takjil itu apa sih?