Badai Rindu dan Nafsu

Ah kau penarik hati, 
Pemecah hening, 
Pembuncah kerinduan, 
Penaik syahwat,

     Kau yang memberiku jalan harapan kosong
     Harapan akan angan-angan Indah berujung gelisah..

Mengapa kau ungkapkan segalanya di waktu saatku butuh ungkapanmu, 
Mengapa saat kau menggenggamnya kau malah juga ingin menggenggamku 
Menjadikan hatiku terombang ambing dalam badai rindu dan nafsu.   

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belanja di Pasar Senen, antara murah sangat dan sangat mahal

Pengalaman membuat SIM di Polres Tangerang

Kelebihan Vespa = serign bebas tilang