Selamat hari Pendidikan Nasional, semoga Guru semakin sayang pada muridya

   Selamat hari pendidikan nasional, semoga para guru semakin saja sayang pada murid-muridnya, memahami diversitas setiap muridnya dengan baik, tak mudah marah dan pastinya tak senang memukul. mengapa guru? karena gurulah yang menemani hari hari kita selama sembilan tahun masa wajib belajar ditambah 3 tahun bagi yang ingin meneruskan, Gurulah yang membuat kita semangat atau tidaknya belajar, guru juga yang membuat kita bisa menjadi sekarang ini, mampu menulis dan membaca, terima kasih guruku, Negeri ini tak akan ada tanpamu. 

   Lebih lanjut, guru juga yang pernah membuat saya begitu berat melangkahkan kaki menuju sekolah, alasannya karena ada guru killer hari ini, tegang sekali jika pelajaran beliau, duduk mesti rapih, tangan di atas meja, mata menatap beliau, dagu tak boleh turun, oh hari menjadi begitu berat, ditambah hafalan-hafalan yang bikin mumet kepala, tak hafal maka muka ini dipajang di depan kelas sebagai orang yang "gagal dalam menghafal", Aku tahu sebenarnya engkau tak tega melihat anak didikmu engkau siksa sedemikian rupa, kau bawa rotan, kadang juga kau sedikit mencerca, bahkan kadang tak segan kau memukul, tapi aku tahu kau tahu kalau perbuatan demikian salah adanya. tapi mungkin engkau belum menemukan cara lain yang lebih cocok.

      Aku juga jarang bertanya, karena aku takut kehilatan bodoh jika bertanya, padahal aku yakin temanku tak kalah tidak fahamnya dariku, tapi toh mereka juga sama sepertiku, bungkam. alasannya sederhana, kadang jika bertanya terlihat sifat tak sabar dari wajah beliau yang telah lelah menjelaskan, belum lagi jika terlempar dari ucapan-ucapan beliau kata-kata yang bisa menurunkan sedikit martabat di hadapan teman-teman, karena tak jarang beliau sedikit mencemooh pertanyaan yang dianggapnya biasa saja, namun bisa jadi bagi kita menjadi hal yang luar biasa jika berhasil mendapat jawaban.

    Oh guruku aku tahu, Aku tahu kau adalah guru luar biasa, kau ingin membangkitakan kami, tapi bisa jadi jalan yang kau tempuh lebih berlubang dan berkerikil, maafkan aku wahai guruku.

Selamat Hari Pendidikan Nasional, Semoga guru semakin sayang pada murid, dan pada gilirannya murid akan tergila-gila pada jam pelajaran sang Guru.

saya memiliki sebuah puisi yang saya perseembahkan untuk para guru saya, 

kalau guru nggak ada maka saya nggak ada


kalau guru nggak mau ngajar saya sering merasa gembira
kalau guru sedang menerangkan saya sering tidur
kalau guru nanyain PR saya gelagapan
kalau guru bertanya apakah sudah faham, saya malah diam, saking tak fahamnya apa yang akan di tanyakan.


terima kasih guru guru ku, baik di kelas, di jalan, di trotoar, di masjid, di museum, di kostan, di rumah, di manapun mereka berada,


terima kasih guru ku karena mu aku ada, karena mu aku hidup, karena mu aku tahu apa arti dari sebuah arti
terima kasih pak Rahmat yang sudah rela mengguyur saya dengan air seember gara gara berantem.
saya kapok pak berantem di kelas lagi.
terima kasih pak sukrim yang sudah rela mencubit pipi saya lantaran ngetuk pindtu terlalu kencang.
terima kasih pak Munar yang memberikan saya kesempatan tidak masuk kelas, lantaran belum ngerjain PR
maaf pak, PRnya jangan terlalu susah.
terima kasih Bu rahmi, yang mau minjemin laptop tapi nggak jadi, padahal waktu itu saya sampai mimpi bagaimana rasanya ngetik pakai laptop.
tapi sekarang keadaannya beda banget bu kaya waktu itu.
terima kasih pak surnen yang rela memanggil saya dengan nama yang begitu indah ulugede ?
Alhamdulialh, cuma bapak yang manggil begitu.
Terima kasih bu sulis, yang sering mengajarkan saya sambil bertriak, uratnya sedikit tegang, lantaran saya tak mudah faham memindai barang.
Ibu, manajer terbaik selama saya hidup.
terima kasih bu lestari yang gak pernah ngomelin saya
saya nggak bisa komentar apa apa bu lestari, maaf ya bu


Ilmu yang bapak dan ibu ajarkan sungguh luar biasa.


dan masih banyak lagi terima kasih yang akan ku sampaikan pada mereka yang belum ku sebut.


semoga Allah selalu memberi keberkahan pada guru2ku semuanya.

 

Komentar

Posting Komentar

Pos populer dari blog ini

Belanja di Pasar Senen, antara murah sangat dan sangat mahal

Pengalaman membuat SIM di Polres Tangerang

Takjil itu apa sih?