Membicarakan Masa Lalu


   Saat beberapa teman lama kembali berkumpul, yang mereka ceritakan adalah masa lalu, kenangan mereka bersama, lalu membicarakan masa kini, masa-masa mereka hidup kini, lalu membicarakan masa depan, hal-hal apa saja yang mereka rencanakan, lalu mereka akan lebih dan sangat asyik, hingga tertawa, terbahak, bahkan mungkin menangis jika mereka kembali membicarakan masa lalu, kehidupan mereka di masa-masa teman-teman lama itu bermain bersama, menghabiskan hari bersama.

  Masa lalu, membicarakannya mengabiskan waktu, benarkah?
tidak sepenuhnya benar, membicarakan masa lalu berarti kembali mencoba merasai kembali bahagia, sedih dan sengsara. membicarakan masa lalu adalah kenangan indah tersendiri, karena kita datang dari masa lalu, kita datang bukan dari masa depan, karenanya kita lebih merasa jika membicarakan masa lalu.

   Aku dan Kotaku juga memiliki masa lalu,

   Masa masa saat air masih bebas mengalir, burung bebas bersarang, kumbang bebas berdendang sesaat setelah matahari terbenam, Kerbau semaunya dapat berendam dalam lumpur, pepohonan tumbuh rindang tanpa khawatir pada manusia.

   Aku bahagia, saat layang-layang melesat membelah cakrawala tanpa resah tersangkut di kabel-kabel dan terhalang gedung.

   tapi semua itu hanyalah kenangan masa lalu, iwan fals pun telah mengungkapkan dalam pondok gede, kustian dalam desa jadi kota, dan masih banyak lagi orang-orang yang rindu pada alam, rindu pada bumi yang hijau dan bersih, rindu pada kearifan manusia.

    Mari kita jaga bumi kita agar kembali hijau dan bersih.

Komentar

Pos populer dari blog ini

Belanja di Pasar Senen, antara murah sangat dan sangat mahal

Pengalaman membuat SIM di Polres Tangerang

Takjil itu apa sih?