berbeda bukan berarti tak dapat mencinta

    Kedamaian lahir dari perbedaan.

    Tapi sikap melihat yang berbeda dengan kekeruhan hati membuat kedamaian tak kunjung lahir, kita ingin di ikuti, kita ingin menjadi serigala yang siap memangsa kambing-kambing, kita ingin orang lain menjadi apa yang kita inginkan, ya kita lebih mengutamakan persamaan, darah dan daerah. lain dengan agama, Agama memerintahkan kita untuk mencapai kesamaan dalam satu hal, keyakinan dan tata cara ibadah.

   Namun, seringkali perbedaan dalam Agama membawa kehancuran, malapetaka, kesedihan dan kekacauan, ya sekali lagi manusia ingin semuanya sama, tanpa mengindahkan hati tanpa mengindahkan perasaan.walaupun kita diperintah untuk sama dalam keyakinan dan ibadah, bukan berarti perbedaan tidak membawa kedamaian.

   Tidak hanya Islam-Kristen-Yahudi yang kerap bersilisih karena perbedaan, hindu-buddha juga mengalami nasib yang sama, tanah Jawa telah banyak menyerap darah-darah hasil kedengkian pada perbedaan, syiwa dan wisnu kerap yang tak memahami agama seringkali bunuh-membunuh sejak wafat erlangga hinga naiknya ken arok di tanah jawa, Syarikat Islam yang teradu domba Belanda, rusuh dengan Tionghoa pulau jawa. Tanjung Priok, dan masih banyak lagi. Perbedaan tanpa sertai toleransi adalah omong kosong.

   Kita adalah cinta, kita adalah manusia, kita adalah makluk yang terus menerus hidup dalam perbedaan.

Bagimu Agamamu, bagiku Agamaku.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belanja di Pasar Senen, antara murah sangat dan sangat mahal

Pengalaman membuat SIM di Polres Tangerang

Kelebihan Vespa = serign bebas tilang