Don't judge a book by its cover


    Idiom di atas cukup tepat untuk menggambarkan pengalaman baru-baru ini,

   Ada seorang lelaki yang sedang duduk di kursi, tak ada yang menemani. rambutnya gondrong, sedikit ikal, ada bekas tindikan anting di ujung telinganya. kemudian saya duduk menemaninya, kebetulan kami memiliki satu tujuan, akan bekerja di rumah ini sore hari nanti.

  "Mas tuan rumahnya?" saya buka percakapan
  " Oh bukan, saya keyboardis". jawabnya singkat.

   Dari penampilannya yang sedikit urakan saya tak menyangka kalau ia seorang keyboardis, panjang lebar kami berbicara tentang musik, walau kebanyakan saya cuma melongo kurang mengerti. Ia juga seorang guru TK kelas musik, pengamen, tutor musik privat, dan semua yang berbau musik khususnya keyboard. lantas percaya kah saya? oh tidak, saya tak serta merta percaya, tapi setelah saya melihat dan mendengar ia bermusik, saya percaya ucapannya. 

  Selesai acara ia berpesan, fokus... fokus lah pada satu tujuan.

Sepulang saya tak habis pikir, seorang dengan bertampang preman dan urakan berbicara musik khusunya mengenai kurikulum pengajaran not angka sebagai pembodohan di Indonesia. not angka? apa pula itu...
yang terpenting adalah not balok, not balok?

 Fokus saja pada keinginan kita, tak mesti belak belok... tuahnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belanja di Pasar Senen, antara murah sangat dan sangat mahal

Pengalaman membuat SIM di Polres Tangerang

Kelebihan Vespa = serign bebas tilang