Nasib jadi Kasir

Saya pernah belanja di toko, bayar dengan uang tunai, saat kembalian si kasir malah memberi saya permen sebagai pengganti uang kecil (Dibawah 500 rupiah).

Hehe, kadang ada pembeli yang tidak mau uangnya diganti permen, memang itu hak pembeli. Moso mesti jadi permen, kalau si pembeli suka permen, kalau tidak?, atau juga karena uang receh itu cukup berharga untuk daftar internetan :D, seperti iklan axis baru baru ini, menampilkan adegan : pembeli tak mau menerima uang kembalian dalam bentuk permen, si penjual kemudian memberinya uang 500 rupiah (tidak jadi memberi permen).
Lalu muncul tulisan :

"Sekarang 500 rupiah aja udah bisa internetan".

Itu versi tifi, versi kasir beda lagi, dulu saya pernah jadi kasir, beruntung toko tempat saya bekerja tak menyediakan permen sebagai ganti uang receh. Lalu? Tersedia uang receh tapi dalam jumlah sedikit, masalah akan timbul saat saya tak memiliki persediaan uang receh untuk kembalian, menukar uang pun percuma, karena senior kasir memberi batasan uang receh. Saya berpikir sejenak, lalu menggunakan trik :

Kalau tidak ada uang Rp 200 untuk kembalian, saya akan mengatakan :

"Maaf ibu/bapak ada uang 300 rupiahnya, supaya kembalinya jadi sekalian 500 karena kebetulan uang 200 nya sedang kosong"

Kalau ada, biasanya ia akan menjawab :

"Oh iya, ini ada, sebentar ya saya ambil dulu dalam tas".

Kalau tidak ada, terpaksa saya memberi Rp 500 yang seharusnya Rp 200, itu berarti saya memberi lebih Rp 300 pada si pembeli, dan uang 300 itu bukan uang Toko, melainkan uang saya yang akan diakumulatif untuk memotong gaji saya.

Tapi ada juga pembeli yang mengatakan :

" Oh, ya udah ngga apa apa kalau tidak ada juga"

Nah uang Rp 200 yang pembeli tidak terima adalah uang toko bukan milik saya :D.

Atau :

"Oh tidak bisa mas, uang hak kembalian punya saya hanya 200 kenapa si mas kasih saya 500?, saya tidak mau menerima yang bukan hak saya".
Dan juga Saya tidak mau memberikan uang 200 saya, coba kalau dikali 100 orang?, sudah 20.000 si mas dapat uang lebih dari pembeli!"

Ia pikir perkalian semudah itu, hihihi.. Nyatanya saat laporan keuangan saya Kerap mengalami shortage (kekurangan), Kalau seperti ini, saya memaksa senior untuk meminjamkan uang receh, dan kadang mereka tutup telinga :(.

Wkwkwkkw.. Dasar manusia.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belanja di Pasar Senen, antara murah sangat dan sangat mahal

Pengalaman membuat SIM di Polres Tangerang

Takjil itu apa sih?