Cermin : sore itu

Aku, tahu diriku sendiri...

Sore itu, langit seakan menyentuh horison..aku duduk sendiri di depan sebuah rental playstation, menunggui orang-orang sialan itu bermain bola lama-lama, sebentar-benar teriak sambil mengangkat stick ps tinggi-tinggi..

Aku menunggu, ya aku bekerja sebagai penjaga rental ps, mendengarkan celotehan anak-anak yang ribut saat main, menasehati agar tidak keras keras memencet stick jika tukang bangunan ingin ikutan.., sial, stick yang baru seminggu bisa pada copot jika tukang bangunan yang sewa.., jempol mereka terbiasa memegang palu dan paku..

Di rental dengan 20 layar tivi ini aku berkerja, dari jam 8 sampai 11 malam, kalau bosan aku kabur, paling kena damprat pemilik rental, ia kutuki aku, tapi kutukannya tak berkarma, aku tak pernah dikeluarkan, susah mencari orang sepertiku, yang mau bekerja 15 jam sehari, memang hanya menunggu.. Makan tinggal makan, minum tersedia, tapi bosannya membuat aku mau mati..

Di rental ini dengan ukuran 15x8 meter, berdinding setengah beton setang triplek, aku pernah disemprot ibu2 cerewet, dasar kuntilanak, ia bilang kenapa anaknya diijinin main ps sampai batas magrib, kenapa tidak disuruh pulang...aku bilang saja, kasian anak Ibu sudah bayar untuk 4 jam..., si Ibu nyerocos lagi.. Bodo amat! Pikirku..

Besoknya, si Ibu datang lagi membawa anaknya..

Ia bilang..

'Mas titip dulu anak saya ya, ini saya bayar 4 jam, ...saya mau pergi dulu..

Padahal.. Lembayung sore mulai terbentuk..

Emak2 Asu Buntung!!! Aku teriak dalam hati.. Emang ini tempat penitipan anak..
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

Komentar

Pos populer dari blog ini

Belanja di Pasar Senen, antara murah sangat dan sangat mahal

Pengalaman membuat SIM di Polres Tangerang

Takjil itu apa sih?