layang-layang

dahulu, ada pohon petai cina dekat rumah
saat tiba musim layang-layang
dahan-dahan nya menjadi tempat indah
memanteng layang itu
semakin lihat ke ketinggian
senyumku melebar
layanganku bergoyang kiri kanan
terhembus angin
aku tak sadar kaki terpeleset dari dahan
jatuh,
sekejap kemudian badanku tergantung
dengan dua tangan memegangi dahan
jikaku jatuhkan badanku
jarak tanah cukup jauh

aku terdiam, masih memegangi dahan.

Komentar

Pos populer dari blog ini

Belanja di Pasar Senen, antara murah sangat dan sangat mahal

Pengalaman membuat SIM di Polres Tangerang

Kelebihan Vespa = serign bebas tilang