Belajar Berbahasa Asing

   Saat saya sedang twisting balloon (seni melipat balon), tiba-tiba seorang anak kecil bermata sipit dengan warna kulit oriental datang mendekati saya .. lalu ujarnya :

   "How can I get that blue one?" aksennya fasih ..

    Rata-rata anak-anak yang ingin balon bicaranya pakai bahasa asing, umumnya inggris. orang tuanya pun demikian, bicara pakai bahasa inggris, padahal saya tahu mereka Indonesia, atau mungkin warga peranakan. ada juga yang pakai bahasa mandarin (kayaknya ndak bisa inggris juga indonesia) dan saya hanya manggut-manggut ndak faham kalau si orang pakai bahasa cing cong cing itu.

   Sejujurnya saya lebih senang berbahasa Indonesia kalau bicara dengan orang setanah air, saya lebih cinta tanah -seberang jalan- sendiri, bahasa sendiri. tapi ini semua tuntutan. dituntut berbahasa asing dengan anak-anak imut yang pipinya kemerahan.

    Saya sering menerawang ke masa-masa sekolah dulu, saya benci pelajaran bahasa asing hingga kelas 2 menengah atas, pelajaran bahasa asing sama mumetnya seperti matematika. tapi kenapa anak-anak imut itu bisa berbahasa asing?

    hmmm.. mungkin di kebanyakan sekolah, diajarkannya bahasa asing bukan berbahasa asing...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belanja di Pasar Senen, antara murah sangat dan sangat mahal

Pengalaman membuat SIM di Polres Tangerang

Kelebihan Vespa = serign bebas tilang