Bukan eskapisme

Bagiku, mengejarmu adalah sebuah kehebatan.
Menjadikanmu jatuh ke pelukanku adalah sebuah prestasi tertinggi.
Satu satunya ciptaan Tuhan yang mampu selalu menarik hati ini untuk berjuang lagi dan lagi.
Namun, aku kehabisan cara untuk membuatmu jatuh cinta,
pada dinding kemustahilan dan pesimisme pada Tuhan, pesimisme ?
Bisa saja sebuah optimisme gaya baru, aku dimestikannya untuk beristirahat sejenak,
Dari mengejar fatamorgana rasa.
Karena aku belum juga romantis,
Belum bisa menjadikan wanita wanita yang kudekati nyaman.
Tapi, aku .. ya Aku, aku akan memperjuangkan siapa saja yang menjadi istriku, menjadi Ibu bagi anak anaku.
Tunggu aku Tuhan,
Aku akan mengejar untuk mendapatkan cintaMu saja, cinta yang tak berkesudahan, dan menimbulkan sakit hati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belanja di Pasar Senen, antara murah sangat dan sangat mahal

Pengalaman membuat SIM di Polres Tangerang

Kelebihan Vespa = serign bebas tilang