Hantu Indonesia kalah rapih dan bersih

Lam Ching Ying sebagai Guru Tao
sumber :id.wikipedia.com
           Kita semua pasti ingat Film vampire yang dahulu sering di putar di RCTI, dulu sewaktu masih SD saya termasuk penggemar film hantu dari china ini, salah satu aktor yang saya kagumi adalah guru Tao (Lam Ching Ying), dengan kungfu dan mantra mantra yang ia kuasai, dengan mudah ia bisa menjinakkan vampire hanya dengan menempel selembar kertas di kening Si hantu loncat-loncatan itu.

pakaian mereka rapih dan bersih
          Vampire biasanya mayat dari kalangan pejabat yang diawetkan dan hidup kembali. pakaiannya rapih dengan setelan Baju kekaisaran jaman dahulu, hantu-hantu china ini biasanya tinggal di dalam peti yang telah lama tersimpan baik di dalam tanah maupun di kelenteng kelenteng, melihat vampire vampire dengan pakaian rapih dan bersih rasanya mencerminkan kebudayaan orang-orang china, pikir saya kalau hantunya saja berpakaian rapih bagaimana dengan manusianya.

Hantu Modern
sumber :mad-monster.com
          Ternyata hantu yang berpakaian rapih dan bersih tidak hanya di china, demikian juga di eropa, saya mengenal Drakula, sesosok hantu dari eropa ini berpakain lebih necis dan modern dengan setelan jas dan sepatu, kalem, tidak terkesan norak.  Nah lagi-lagi pakaian pakaian hantunya rapih, kehidupannya lebih terjamin karena biasanya tinggal di dalam gereja. dan di pekuburan yang tersusun rapih. yah bisa dibilang kehidupan hantu dalam film film eropa atau hollywood terkesan mapan dan baik.

        Bagaimana dengan hantu di Indonesia ?




sosok hantu yang sering tampil bisa jadi merubah pola pikir kita pada diri dan lingkungan kita sendiri, martabat, sifat Pe-De, dan juga kebanggan.

Miris melihat hantu Indonesia
pakaian lusuh tak bisa jalan pula
Kenal dengan suster ngesot ? Hantu Toilet ? pala Buntung ? Kolor Ijo ? sundal bolong ?
saya sudah miris sejak pertama kali mendengar nama hantu-hantu ini, menyedihkan, bahkan dari mereka ada yang tidak bisa berjalan, suster ngesot contohnya. berpakaian lusuh dan sobek-sobek seperti Sundal bolong, atau tinggal di dalam toilet (hantu toilet), di kolong jembatan, di rawa di hutan. pokoknya citra hantu benar benar hancur di perfilman indonesia, hantu tidak lagi ditakuti bahkan di olok-olok. yah, hilang rasa bangga pada sosok hantu indonesia di layar lebar. merasa kalah pamor dan martabat dari hantu luar negeri yang mejeng di layar bioskop indonesia.

          Bukan berarti kalau hantunya kurang bermartabat bangsa ini juga tidak bermartabat. tapi hantu tak bermartabat dalam film bisa membuat hantu-hantu kurang percaya diri di kancah internasional.

:)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belanja di Pasar Senen, antara murah sangat dan sangat mahal

Pengalaman membuat SIM di Polres Tangerang

Takjil itu apa sih?